”Manusia berusaha, Tuhan yang menentukan”
”Sempurnakan ibadah dan ikhtiar mu dan pasrahkan takdirmu pada-Nya”
Kira-kira itulah yang pernah aku dengar dari kuliah subuh selama ini.
Rasululloh yakin bahwa tak ada sehelai rambut beliau yang dapat jatuh tanpa restu dari Alloh. Tetapi saat berperang, beliau tetap memberikan ikhtiar yang terbaik dengan menggunakan baju perang 2 lapis. Ikhtiar sesempurna mungkin, baru kita pasrahkan hasilnya pada Alloh.
Saat dokter telah memvonis diagnosanya kepada Bapak, rasanya hancur semua harapan. Dari hasil laboratorium, USG, sampai CT Scan. Setiap memulai pemeriksaan aku berharap ada kesalahan dari pemeriksaan sebelumnya dan keajaiban itu datang. Tetapi hasil pemeriksaan itu selalu mendukung satu dan lainnya. Hasilnya tetap pada diagnosa awal.
Dokterpun sudah angkat tangan. Harapannya hanya 4-6 bulan paling lama. Hanya anjuran One Day Care saja untuk memperbaiki kondisi Bapak. Hal ini kami jalani. Tetapi tidak menutup niat dan usaha kami untuk mencari pengobatan lainnya. Pengobatan alternatif. Ku coba menghubungi mereka yang aku kenal untuk mengetahui bila ada referensi pengobatan alternatif. Akhirnya kami memutuskan untuk menggunakan pengobatan alternatif di daerah Bekasi. Modelnya adalah doa dan herbal.
Sepupuku pun memberikan pengobatan alternatif dengan Habbatussauda (jinten hitam / Nigella sativa) dan sari kurma. ”Sesungguhnya di dalam Habbatussauda terdapat penyembuh bagi segala macam penyakit, kecuali kematian” {Shohih HR Bukhori, no. 5688; Fathul Baari, X/143; dan Muslim, no. 2215}” begitu aku baca dari literatur-literatur.
Aku tak akan menyerah, bapak tak boleh menyerah, kami tak boleh menyerah. Selama takdir Alloh belum datang, ikhtiar terbaik harus kami lakukan untuk kesembuhan Bapak.
Yakinlah bahwa tak ada satu orang dokter pun atau pengobatan alternatif di seluruh dunia ini yang dapat mengobati penyakit yang paling gampang pun kecuali atas ijin Alloh. Selama kita yakin bahwa yang Maha Menyembuhkan adalah Alloh, semua cara dan jalan penyembuhan yang Dia restui (tentu saja bukan yang berbau musyrik) harus kita coba…
Sempurnakan ikhtiar, takdir di tangan Alloh…